Wednesday, March 6, 2013

Bahan yang Terdapat Dalam Rokok

Berikut adalah beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam rokok:

Nikotin, kandungan yang menyebabkan perokok merasa rileks.
Tar, yang terdiri dari lebih dari 4000 bahan kimia yang mana 60 bahan kimia di antaranya bersifat  karsinogenik.
Sianida, senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano.
Benzene, juga dikenal sebagai bensol, senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan tidak berwarna.
Cadmium, sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif.
Metanol (alkohol kayu), alkohol yang paling sederhana yang juga dikenal sebagai metil alkohol.
Asetilena, merupakan senyawa kimia tak jenuh yang juga merupakan hidrokarbon alkuna yang paling sederhana.
Amonia, dapat ditemukan di mana-mana, tetapi sangat beracun dalam kombinasi dengan unsur-unsur tertentu.
Formaldehida, cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat.
Hidrogen sianida, racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida.
Arsenik, bahan yang terdapat dalam racun tikus.
Karbon monoksida, bahan kimia beracun yang ditemukan dalam asap buangan mobil.

Peristiwa Sekitar Rengasdengklok


a. Peristiwa Rengasdengklok

   Setelah mendengar berita Jepang menyerah kepada sekutu, bangsa Indonesia mempersiapkan dirinya untuk merdeka. Waktu yang singkat itu dimanfaatkan sebaik-baiknya. Perundingan-perundingan diadakan di antara para pemuda dengan tokoh-tokoh tua, maupun di antara para pemuda sendiri. Walaupun demikian, di anatara tokoh pemuda dengan golongan tua sering terjadi perbedaan pendapat, akibatnya terjadilah “Peristiwa Rengasdengklok”.
   Pada tanggal 16 Agustus pukul 04.00 WIB, Bung Hatta & Bung Karno beserta Ibu Fatmawati & Guntur Soekarno Poetra dibawa pemuda ke Rengasdengklok, Kota Kawedanan di Pantai Utara Kabupaten Karawang, tempat kedudukan kompi tentara PETA. Tujuan Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh keinginan pemuda yang mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia & agar tidak terpengaruh oleh Jepang. Setelah melalui perdebatan dan ditengah-tengai oleh Ahmad Subarjo, menjelang malam hari, kedua tokoh itu akhirnya kembali ke Jakarta.
   Rombongan Soekarno-Hatta sampai di Jakarta pada pukul 23.00 WIB. Soekarno Hatta setelah singgah di rumah masing-masing, kemudian bersama rombongan lainnya menuju rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1 Jakarta. Untuk merumuskan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Malam itu juga segera diadakan musyawarah. Tokoh-tokoh yang hadir pada saat itu ialah Ir. Soekarno, Drs. M. Hatta, Ahmad Soebarjo, para anggota PPKI, & para tokoh pemuda, seperti Sukarni, Sayuti Melik, B.M. Diah, dan Sudiro. Tokoh-tokoh yang merumuskan teks proklamasi berada di rumah makan. Adapun tokoh yang menulis teks proklamasi adalah Ir. Soekarno, Drs. M. Hatta, dan Ahmad Soebarjo turut mengemukakan        ide-idenya secara lisan.
   Perumusan teks proklamasi sampai dengan penandatangannya baru selesai pukul 04.00 WIB pagi hari, tanggal 17 Agustus 1945. Pada saat itu juga telah diputuskan bahwa teks proklamasi akan dibacakan di halaman rumah Ir. Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta pada pagi hari pukul 10.00 WIB.

b. Pernyataan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

   Pelaksanaan pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 17 Agustus 1945. Sejak pagi telah dilakukan persiapan di rumah Ir. Soekarno, untuk menyambut Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Banyak tokoh pergerakan nasional beserta rakyat berkumpul di tempat itu. Mereka ingin menyaksikan pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
   Sesuai kesepakatan yang diambil di rumah Laksamana Maeda, para tokoh Indonesia menjelang pukul 10.00 WIB telah berdatangan ke rumah Ir. Soekarno. Mereka hadir untuk menjadi saksi pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indoenesia.
Acara yang disusun dalam upacara di kediaman Ir. Soekarno itu, anatar lainsebagai berikut:

a)      Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
b)      Pengibaran bendera Merah Putih
c)      Sambutan Wali Kota Suwiryo dan dr. Muwardi

   Upacara proklamasi kemerdekaan berlangsung tanpa protokol. Latieh Hendradiningrat memberi aba-aba siap kepada seluruh barisan pemuda. Semua yang hadir berdiri tegak dengan sikap sempurna. Suasana menjadi sangat hening. Ir. Soekarno dan Drs. M. Hatta dipersilahkan maju beberapa langkah dari tempatnya semula. Ir. Soekarno mendekati mikrofon. Dengan suaranya yang mantap, Ir. Soekarno dan didampingi Drs. M. Hatta membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Teks Proklamasi !

Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan Kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l. diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempo jangn sesingkat-singkatnja
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia
Soekarno-Hatta
   
   Sesaat setelah pembacaan Proklamasi Kemerdekaan dilanjutkan upacara pengibaran bendera Merah-Putih. Bendera Sang Saka Merah Putih itu dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno. Suhud mengambil bendera dari atas nampan yang telah disediakan dan mengibarkannya dengan bantuan Shodanco Latief Hendradiningrat. Kemudian sang Merah-Putih mulai dinaikkan dan hadirin yang datang bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya. Bendera dinaikkan secara perlahan-lahan menyesuaikan syair lagu Indonesia Raya.
   Sesuai pengibaran bendera Merah-Putih acara dilanjutkan sambutan dari Wali Kota Suwiryo & dr. Muwardi. Pelaksanaan upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dihadiri oleh tokoh-tokoh Indonesia lainnya, seperti: Mr. Laturharhary, Ibu Fatmawati, Sukarni, dr. Samsi, Ny. S. K. Trimurti, Mr. A. G. Pringgodigdo, & Mr. Sujono. 

Friday, May 25, 2012

Radiasi Termal

Radiasi termal adalah radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh permukaan sebuah benda semata-mata berdasarkan temperaturnya. Frekuensi gelombang yang dipancarkan radiasi termal mengikuti sebuah distribusi probabilitas yang bergantung hanya pada temperatur. Untuk sebuah benda hitam sempurna distribusi ini dinyatakan oleh hukum radiasi Planck. Hukum Wien menyatakan frekuensi paling mungkin dari radiasi yang dipancarkan, dan hukum Stefan-Boltzmann menyatakan intensitas panasnya. Daerah spektrum panjang gelombang radiasi termal adalah dari 0,1  sampai dengan 100 mikron Radiasi matahari juga merupakan radiasi termal dengan daerah panjang gelombang khusus yaitu 0,25 sampai dengan 3 mikron.

Wednesday, April 25, 2012

Perubahan Kimia

Perubahan kimia dapat menyebabkan terjadinya perubahan susunan partikel penyusun materi. Perubahan kimia bersifat tidak dapat balik (irreversible) artinya setelah perubahan tidak dapat dikembalikan ke bentuk semula.

  1. Perubahan kimia akibat pemanasan, contoh: Telur yang digoreng & kayu yang dibakar. Pemanasan juga banyak menyebabkan reaksi kimia seperti reaksi penggabungan (kombinasi), reaksi penguraian (dekomposisi), dan reaksi pembakaran.
  2. Perubahan kimia akibat pencampuran, contoh: Saat membuat adonan kue dan pencampuran larutan natrium klorida & larutan tembaga sulfat II menghasilkan endapan biru dan pencampuran lain-lain.
  3. Perubahan kimia akibat efek listrik, contoh: Air dapat diuraikan menjadi gas hidrogen & gas oksigen dengan mengalirkan listrik pada air yang diasamkan, proses ini disebut elektrolisis air.
  4. Perubahan kimia akibat cahaya, contoh: Fotosisitesis. Tanaman hijau yang dapat menggunakan cahaya matahari untuk mengubah karbon dioksida & air yang menjadi makanan pada daun. Makanan yang dihasilkan daun adalah dalam bentuk glukosa yang kemudian diubah dan disimpan sebagai pati dalam daun.

Perubahan Fisika

Perubahan fisika terjadi tanpa adanya perubahan susunan materi, hanya berupa perubahan wujud. Unsur / senyawa penyusun materi akan tetap sama saat sebelum & sesudah perubahan fisika terjadi. Pada perubahan fisika hanya terjadi perubahan jarak antar partikel penyusun materi.

  1. Perubahan fisika akibat perubahan suhu, contoh: Air yang dipanaskan akan menguap, sebaliknya uap yang didinginkan akan mengembun & kembali ke bentuk cair, air yang didinginkan akan membeku, sedangkan es yang dipanaskan akan mencair.
  2. Perubahan fisika akibat perlakuan mekanis, contoh: Kentang yang dipotong kecil-kecil & beras yang ditumbuk menjadi tepung.
  3. Perubahan akibat pencampuran, contoh: Belerang & serbuk besi dapat membentuk campuran heterogen, lalu dapat dipisahkan kembali dengan bantuan magnet. Garam & air dapat bercampur membentuk larutan garam yang merupakan campuran homogen, lalu dapat dipisahkan dengan teknik pemisahannya.
  4. Perubahan fisika akibat gaya listrik, contoh: (1. Peralatan listrik menjadi panas misalnya, setrika & kompor listrik mejadi panas karena dialiri listrik. (2. Bola lampu pijar menyala, seperti pada lampu pijar & lampu neon. (3. Besi menjadi magnet, seperti arus listrik yang dialirkan pada besi dapat menimbulkan efek magnet sementara.

Tuesday, April 10, 2012

Sejarah Nusantara pada Era Kerajaan Islam

Kerajaan Islam di Indonesia diperkirakan kejayaannya berlangsung antara abad ke-13 sampai dengan abad ke-16. Timbulnya kerajaan-kerajaan tersebut didorong oleh maraknya lalu lintas perdagangan laut dengan pedagang pedagang Islam dari Arab, India, Persia, Tiongkok, dll. Kerajaan tersebut dapat dibagi menjadi berdasarkan wilayah pusat pemerintahannya, yaitu di Sumatera, Jawa, Maluku, dan Sulawesi.

Monday, April 9, 2012

Ngaran Anak Sato


  1. Anak sato === Katelah
  2. Anak Hayam === Pitik
  3. Anak Entog === Titit
  4. Anak Japati === Piyik
  5. Anak Kuda === Belo
  6. Anak Meri === Titit
  7. Anak Munding === Eneng 
  8. Anak Sapi === Pedet
  9. Anak Embe === Ceme
  10. Anak Domba === Jando
  11. Anak Lauk === Burayak
  12. Anak Bandeng === Nener
  13. Anak Bogo === Cingok
  14. Anak Gabus === Kokocolan
  15. Anak Lele === Nanahaon
  16. Anak Lubang === Leungli
  17. Anak Belut === Kuntit
  18. Anak Kancra === Badal
  19. Anak Keuyeup === Bonceret
  20. Anak Buaya === Bocokok
  21. Anak Bangkong === Buruy
  22. Anak Ucing === Bilatung
  23. Anak Anjing === Kicik
  24. Anak Bagong === Begu
  25. Anak Gajah === Menel
  26. Anak Monyet === Begog
  27. Anak Banteng === Bangkanang
  28. Anak Maung === Aom
  29. Anak Kutu === Balagendir
  30. Anak Kukupu === Hileud
  31. Anak Lancah === Aom
  32. Anak Reungit === Utek-utek
  33. Anak Boncet === Bayong
  34. Anak Bajing === Kekes